<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Arek Gresik Melancong &#187; balita</title>
	<atom:link href="http://arekgresik.com/tag/balita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arekgresik.com</link>
	<description>Melihat dunia dari balik lensa</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 May 2012 22:44:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>Televisi membuat balita agresif</title>
		<link>http://arekgresik.com/2009/11/televisi-membuat-balita-agresif/</link>
		<comments>http://arekgresik.com/2009/11/televisi-membuat-balita-agresif/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 22:55:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Taqi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[televisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arekgresik.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[SEMAKIN sering balita menonton televisi akan membuatnya semakin agresif. Hak ini terungkap dalam sebuah penelitian yg dilakukan di AS. &#8220;Orang tua harus membatasi waktu anak menonton televisi serta memilih tayangan yg layak,&#8221; ujar pemimpin penelitian tersebut Jennifer Manganello dari State University of New York. Penelitian itu dilakukan terhadap 3.128 perempuan dari 20 negara bagian AS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_25" class="wp-caption alignleft" style="width: 205px"><img class="size-medium wp-image-25" title="Televisi membuat anak agresif" src="http://arekgresik.com/wp-content/uploads/2009/11/17nonton-195x300.gif" alt="Televisi membuat anak agresif" width="195" height="300" /><p class="wp-caption-text">Televisi membuat anak agresif</p></div>
<p>SEMAKIN sering balita menonton televisi akan membuatnya semakin agresif. Hak ini terungkap dalam sebuah penelitian yg dilakukan di AS. &#8220;Orang tua harus membatasi waktu anak menonton televisi serta memilih tayangan yg layak,&#8221; ujar pemimpin penelitian tersebut Jennifer Manganello dari State University of New York.<br />
Penelitian itu dilakukan terhadap 3.128 perempuan dari 20 negara bagian AS yg nemiliki balita balita pada 1998 hingga 2000. Dua pertiga dari perempuan tersebut mengaku membiarkan balita mereka menonton televisi lebih dari 2 jam perhari. Selain itu, televisi di rumah para perempuan itu rata-rata menyala selama 5 jam per hari.<br />
Hasilnya, balita yang dibiarkan menonton televisi lebih dari 2 jam per hari menunjukkan perilaku agresif seperti suka memukul, melawan perintah, dan kerap berteriak.<br />
Menurut manganelo, hal itu terjadi karena menonton televisi membuat balita kehilangan waktu untuk melakukan perilaku yg membuat mereka berkembang secara emosi seperti membaca dan bermain.<br />
Saat ini, The American Academy of Pediatrics telah mengeluarkan rekomendasi agar anak-anak berusia di bawah dua tahun tidak diijinkan menonton televisi, sementara untuk anak-anak yang lebih tua hanya 2 jam. (reuters)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arekgresik.com/2009/11/televisi-membuat-balita-agresif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

