April 23rd, 2011 | Tags: ,

Pengen ke tempat ini lagi nih, sapa mau daftar?

April 23rd, 2011 | Tags: , ,

Batu Malang 22/01/2011. Berawal dari kekecewaan karena batal paralayang diatas gunung banyak kota batu, akhirnya daripada pulang dengan tangan hampa, kami pun melirik tempat wisata disekitar kota batu, tujuan pertama sejak turuna dari gunung banyak adalah cuban rondo, cuban rondo hanya berjarak beberapa meter dari pintu masuk ke tempat paralayang. Sebagai informasi bagi yang belum pernah ke cuban rondo, tempat ini berada diatas kota batu, jika dari arah kota malang lurus saja kearah batu, dari alun2 batu hanya ambil jalan lurus hingga menemukan jalan berkelok-kelok yang disebelah kirinya ada tempat makan2 yang oleh orang sekitar dinamakan Payung. Setelah payung terakhir, anda akan menemukan plang bertulisan Cuban Rondo.

Dari pintu masuk, kita masih harus menempuh sekitar 2 km untuk mencapai air terjun, kendaraan hanya bisa sampai tempat parkir, selebihnya untuk masuk mendekat ke air terjun dipersilahkan jalan kaki beberapa meter saja, cuban rondo ini salah satu wisata air terjun yang paling mudah dijangkau, tidak seperti air terjun madakaripura di probolinggo yang harus melewati sungai dan bebatuan licin untuk mencapai nya. Untuk air terjun madakaripura sudah masuk dalam list next journey kami ^^, tunggu di postingan berikutnya hehehe…

Karena pada posting2 yang lalu sudah ada foto2 air terjun nya, kali ini hanya akan saya posting foto2 narsis tim kuciwa batal paralayang hehehe… *piiis

April 23rd, 2011 | Tags: , ,

Batu Malang 22/01/2011. Kurang beruntung, itu mungkin yang terjadi ketika kami ber 5 berniat untuk mencoba ber-paralayang di gunung banyak kota batu, malang. Sudah niat banget berangkat pagi, eh ketika di porong terjebak macet sehingga datang ditempat tujuan agak siangan, dengan PD nya semua sudah bertekat untuk terjun paralayang dari atas gunung, mmm kecuali seorang si, si May yang masih agak ragu2.

Sesampainya diatas, sejenak melihat-lihat kondisi sekitar untuk memantabkan diri loncat :D , tidak lama kami mendatangi para petugas paralayang, eh ternyata si may terselamatkan hiks… karena alasan angin yang tidak memungkinkan alias tidak ada angin, kami tidak diperbolehkan untuk terjun, huaaaaaaaa… kuciwa, tapi si may senyum2 bahagia karena tidak jadi *awas yah may…

Akhirnya tujuanpun dirubah, sebelum turun kami menyempatkan untuk berfoto :D *tetep narsis hehehe…

Dan perjalanan tidak berhenti sampai disini, to be continue :D hehehe

April 17th, 2011 | Tags: ,

April 17th, 2011 | Tags: ,

Finally setelah sekian lama akhirnya ditempati juga nih rumah ^^, kira2 sejak bulan oktober 2010 mendapatkan kabar bahwa rumah tersebut siap untuk ditempati, tapi karena berbagai macam kesibukan baik dalam pekerjaan dan aktifitas sosial lainnya maka baru bisa menempati rumah pada bulan maret 2011 ini, byuuh… lumayan lama yah hehhee…

Walaupun masih belum bisa mengisi perabotan secara lengkap, tapi saya rasa cukup lah sebagai tempat tinggal yang nyaman. Rumah baru, tetangga baru, kebiasaan baru dan kehidupan baru, hmmm… alhamdulillah… bedanya sekarang ini, pindahan rumah dan semua tetangga sudah kenal semua hahaha… ya iyalah, orang satu kantor semua wkwkwk…

Karena lebih dekat dengan kantor, ada kebiaasaan yang berubah, biasanya dulu harus berangkat jam 6 pagi, sekarang jam 7 baru keluar dari rumah hehehe…

March 17th, 2011 | Tags:

1. In SAP you will always get integration with other modules.
SD will interact with FI,
MM will interact with SD :-)

1a. Looking at MM and SD interaction first, take the scenario of a
third party order process.

This process uses a PO (which is sent to your vendor)

Also invoice verification is used further along the process to check
that the invoice you send to your customer is the same material
and quantity as that which the vendor sends to you
(but obviously shipped directly to your customer).

1b. Billing is an SD function.

But SAP needs to know, when processing a customer’s payment,
to which GL account the payment has to be processed.

For instance payment of a UK based material would be placed in
a different GL account to that of a non-UK based material.

Furthermore, a UK based customer may have a different GL
account to that of an Export customer.

This is configured in Account Determination.

2. ABAPers are there to essential do some bespoke development.
Your integration, or interaction, with them would be when specifying
the tables, fields, input fields, a simple process explanation, data
mapping (if doing an interface from one system to another) etc.

The link between SD and MM :-

1. When you create sales order in SD, all the details of the items are copied from Material master of MM.

2. MRP and availibility check related data is also taken from MM
although you control this data in SD also.

3. While you create inbound/outbound delivery with reference to a
sales order,the shipping point determination takes place with the
help of the loading group, plant data, shipping conditions etc.
This also refers to Material Master.

4. The material which you are entering in a sales order must be
extended to the sales area of your sales order/customer
otherwise you cannot transact with this material.There are many such links between SD and MM.

The link between SD and FI :-

1. Whenever you create a delivery with reference to a sales order,
goods movement takes place in the bacgground.
eg. In case of standard sales order, you create an outbound
goods delivery to the customer.

Here movement 601 takes place.
This movement is configured in MM. Also, this movement hits
some G/L account in FI.
Every such movement of good s hits some G/L account.

2. The accounts posting in FI is done with reference to the billing
documents (invoice, debit note, credit note etc) created in SD. Thus this is a link between SD and FI

3. Tax determination: In case of a tax determination also, there is a direct link between SD and MM

SD Integration points with other modules
SD module is highly integrated with the other modules in SAP.

Sales Order – Integration Points Module

•Availability Check – MM
•Credit Check – FI
•Costing – CO/ MM
•Tax Determination – FI
•Transfer of Requirements – PP/ MM

Delivery & Goods Issue –Integration Points Module

•Availability Check – MM
•Credit Check – FI
•Reduces stock – MM
•Reduces Inventory $– FI/ CO
•Requirement Eliminated – PP/ MM

Billing – Integration Points Module
•Debit A/R – FI/ CO
•Credit Revenue – FI/ CO
•Updates G/ L – FI/ CO

(Tax, discounts, surcharges, etc.)
•Milestone Billing – PS

Return Delivery & Credit Memo – Integration Points Module

•Increases Inventory – MM
•Updates G/ L – FI
•Credit Memo – FI
•Adjustment to A/R – FI
•Reduces Revenue – FI

February 22nd, 2011 | Tags: ,

Lama g megang kamera rasanya gatal banget tangan ini hehehe.. akhirnya ikutan temen2 hunting foto, kali ini hunting nya ber tema Japanese School Girl.

Dengan bergabung dengan banyak fotografer dalam satu session seperti ini semakin meyakinkan bahwa kemampuan foto saya masih sangatlah jauh dibawah fotografer2 top lain di surabaya… mulai utak-atik lagi ah klo lagi ada waktu senggang dikit :D

February 21st, 2011 | Tags: , ,

Salah satu object wisata lainnya di Bali yang tidak kalah populer dengan yang lainnya adalah Uluwatu. Uluwatu merupakan wisata alam dan budaya yang sangat menarik, hampir sama dengan tanah lot di tabanan, du uluwatu juga terdapat pura yang terletak diatas tebing tinggi dengan disertai pemandangan alam yang luar biasa, tebing yang tinggi dan eksotis seperti yang terlihat di foto diatas yang diambil agak jauh dari tebing yang terdapat pura diatasnya.

Uluwati officially known as Pura Luhur Uluwatu yang kalau tidak salah artinya adalah pura berarti bangunan pura, Luhur seperti dalam bahasa indonesia berarti sesuatu yang dianggap mempunyai luhur, dan uluwatu berarti batu diujung pulau. Terletak didekat pusat kota, About 45 minutes from Nusa Dua, or 1 hr 15 minutes from Kuta or Tuban area. From Nusa Dua, the hilly road will pass through Pecatu, (in)famous for its uncompleted monument and luxury homes. If you are from Kuta, similar hill climbing road through Kedodongan and Jimbaran Hills (and Bay) will bring you here.

Di uluwatu ini banyak sekali monyet2 yang nakal, beberapa kacamata dan barang yang dibawa oleh pengunjung diambil secara paksa oleh monyet yg berkeliaran disana :D so hati2 dan beware klo lagi di uluwatu, sembunyikan barang2 yang dianggap menarik perhatian monyet2 tersebut :D

February 19th, 2011 | Tags: ,

February 19th, 2011 | Tags: , ,

Menurut informasi dari beberapa teman, kalau pergi ke Bali tanpa melihat budaya bali dan tanah lot itu serasa belum ke Bali. Oleh karena itu dalam trip ke Bali kali ini saya menyempatkan diri untuk melihat hasil dari kebudayaan Bali yang sudah berdiri sejak lama ini.

Walau datang pada saat yang kurang tepat, pas cuaca sedang kurang bagus, sempat gerimis dan mendung tidak mengurungkan niat rombongan untuk datang Tanah Lot. Dan ternyata keputusan itu tidak salah, tanah lot memang indah dan eksotis, memiliki nilai keindahan dan kebudayaan yang sangat tinggi, pantas saja banyak wisatawan lokal dan mancanegara yang datang kemari. Bahkan kemarin ada juga yang datang khusus untuk mengambil foto pre wedding di tempat ini, diantara eksotisme alam dan budaya bali, diiringi suara debur ombak dan angin sepoi-sepoi… :D

Tanah Lot, yang berarti tanah lautan (Land in the Sea) ini terletak di daerah Tabanan, sekitar 20 Km dari kota Denpasar. Yang menarik dari tanah lot ini salah satunya adalah adanya sebuah pura yang terletak diatas batu besar diseberang pantai.

Menurut cerita, tanah lot dibagun sejak abad ke 15 oleh Danghyang Nirartha also known as Pedanda Shakti Wawu Rauh yang merupakan pemuka agama budha yang suka melakukan perjalanan keseluruh penjuru terutama dibagian laut selatan. Ketika dalam perjalanannya beliau menemukan sebuah batu besar dan mendirikan bangunan (pura) sebagai tempat ibadah sekaligus tempat perisitirahatannya.

lebih lengkap ceritanya berikut dikutip dari wikipedia:

“Tanah Lot means “Land [sic: in the] Sea” in Balinese language [2] Located in Tabanan, about 20 km from Denpasar, the temple sits on a large offshore rock which has been shaped continuously over the years by the ocean tide.

Tanah Lot is claimed to be the work of the 15th century priest Nirartha. During his travels along the south coast he saw the rock-island’s beautiful setting and rested there. Some fishermen saw him, and bought him gifts. Nirartha then spent the night on the little island. Later he spoke to the fishermen and told them to build a shrine on the rock for he felt it to be a holy place to worship the Balinese sea gods[3].

The Tanah Lot temple was built and has been a part of Balinese mythology for centuries. The temple is one of seven sea temples around the Balinese coast. Each of the sea temples were established within eyesight of the next to form a chain along the south-western coast.

At the base of the rocky island, poisonous sea snakes are believed to guard the temple from evil spirits and intruders. A giant snake purportedly protects the temple, which was created from Nirata’s scarf when he established the island.”

Yang tidak kalah menarik dari Tanah Lot ini adalah sunset nya, sangat indah:

Tidak lupa dilakukan ketika bepergian adalah… photo narsiiiiiiiiiiiis hahahaha…

Page 7 of 18« First...5678910...Last »
TOP