Monumen Kapal Selam

May 30th, 2010 | Tags: , ,

Monumen Kapal Selam, kabanyakan dari kita terutama yang tinggal didaerah surabaya sudah mengetahui monumen ini terutama bagi yang sering beraktifitas yang melewati jalan Pemuda dan yang sering datang ke Surabaya Mall atau Delta Plaza, namun yang sangat mengejutkan, kebanyakan dari kita jika ditanya tentang sejarah dan bagaimana bisa ada kapal selam ditengah-tengah kota Surabaya tidak bisa menjawab, bahkan orang yang sering lalu lalang didekat monumen ini belum pernah masuk kedalam monumen untuk melihatnya lebih jelas.

Termasuk saya sendiri ^___^, baru kemarin karena rasa penasaran ingin tahu dalamnya, maka saya mengajak beberapa keponakan untuk melihat lebih jelas kedalam. Terletak di pusat kota tepatnya di bantaran sungai kalimas Surabaya, monumen ini sebenarnya merupakan kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda.

Sebagai penghargaan atas jasa-jasa pahlawan, maka kapal selam pasopati ini diangkat kedaratan menjadi sebuah museum, museum ini mulai dibangun pada tanggal 1 Juli 1995 dan secara diresmikan pada 27 Juni 1998. Dan secara resmi dibuka secara umum pada tanggal 15 Juli 1998.

Selain kapal selam dan isinya, dimuseum ini juga diputarkan film sejarah dari kapal selam ini selama masih dipakai dalam pertempuran di laut Aru. Museum ini sangat cocok untuk semua kalangan, selain anak2 dari sekolah ada juga wisatawan mancanegara yang mengunjunginya, bahkan mereka tidak segan-segan untuk berfoto didekat dan didalam kapal selam ini.

Ayo kita lestarikan warisan budaya dan sejarah bangsa indonesia… !!!

Satu hal lagi yang membuat kita agak miris, keberadaan museum-museum bersejarah ini agak terpinggirkan adalah sudah mulai banyaknya pembangunan gedung-gedung bertingkat baik perkantoran maupun mall-mall dan tempat perbelanjaan yang kini sangat menjamur di Surabaya. Museum kapal selam menunggu uluran tangan dari bangsa, karena siapa lagi yang bisa melestarikan budaya dan sejarah suatu bangsa kita kalau tidak bangsa itu sendiri. Bule aja suka dengan sejarah dan budaya Bangsa Indonesia, mengapa kita tidak????

No comments yet.
*